MI Nurul Huda Singaraja Gelar Bimtek Guru Inovatif Berbasis AI untuk Optimalisasi Penilaian dan Pembelajaran HOTS
RIZKIA RAHMA
16 Januari 2026 140 x Berita
Singaraja – MI Nurul Huda Singaraja kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan menyelenggarakan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Guru Inovatif Berbasis AI dalam Penyusunan dan Optimalisasi Penilaian Pembelajaran HOTS. Kegiatan ini mengusung tema “Transformasi Pembelajaran Melalui Pemanfaatan AI untuk Membangun Budaya Berpikir Kritis Peserta Didik” dan diikuti oleh seluruh GTK MI Nurul Huda Singaraja.
BIMTEK ini menjadi wadah strategis bagi para guru untuk memperdalam pemahaman mengenai pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam dunia pendidikan, khususnya dalam penyusunan instrumen penilaian berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) yang mampu menumbuhkan daya nalar, kreativitas, serta kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala MI Nurul Huda Singaraja, Bapak Andi Rishadi, S.Kom. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya peningkatan kompetensi guru di era digital. Menurutnya, pemanfaatan AI dalam pembelajaran dan penilaian merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan pendidikan abad ke-21.
“Guru tidak boleh berhenti belajar dan berinovasi. AI hadir sebagai alat bantu yang dapat mempermudah guru dalam merancang pembelajaran dan penilaian HOTS yang lebih efektif, objektif, dan bermakna,” ujar beliau.
Selanjutnya, sambutan sekaligus pembukaan resmi kegiatan BIMTEK disampaikan oleh Kepala Seksi Pendidikan Islam Kabupaten Buleleng, Bapak H. Lewa Karma, M.Pd. Dalam arahannya, beliau mengapresiasi MI Nurul Huda Singaraja yang secara konsisten meningkatkan kualitas sumber daya guru melalui kegiatan pengembangan profesional berbasis teknologi.
Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa transformasi pembelajaran harus selaras dengan kebijakan pendidikan, terutama dalam penerapan standar kelulusan dan kenaikan kelas. Pemanfaatan AI diharapkan mampu membantu guru dalam menyusun sistem penilaian yang tidak hanya mengukur aspek kognitif, tetapi juga sikap dan keterampilan peserta didik.
“Melalui BIMTEK ini, saya berharap para guru mampu memahami dan menerapkan standar kelulusan serta kenaikan kelas secara tepat, adil, dan profesional dengan dukungan teknologi AI. Dengan demikian, budaya berpikir kritis peserta didik dapat tumbuh secara optimal,” ungkap beliau, sekaligus membuka kegiatan secara resmi.
Pada pertemuan ini, pembahasan difokuskan pada BIMTEK standar kelulusan dan kenaikan kelas di MI Nurul Huda Singaraja, yang diselaraskan dengan prinsip penilaian HOTS. Para guru dibekali pemahaman tentang penyusunan indikator pencapaian kompetensi, teknik penilaian autentik, serta pemanfaatan AI sebagai alat bantu analisis hasil belajar peserta didik.
Seluruh GTK MI Nurul Huda Singaraja mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Diskusi berlangsung aktif dan konstruktif, ditandai dengan sesi tanya jawab serta berbagi praktik baik antar guru. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan penilaian, sehingga menghasilkan lulusan yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Melalui kegiatan BIMTEK ini, MI Nurul Huda Singaraja menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dan bertransformasi dalam dunia pendidikan, sejalan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan peserta didik di era digital.


