MI Nurul Huda Singaraja Gelar Bimtek Guru Inovatif Berbasis AI untuk Optimalisasi Penilaian dan Pembelajaran HOTS Hari Ke-2
RIZKIA RAHMA
17 Januari 2026 94 x Berita
Singaraja 17 Januari 2025, Bali – MI Nurul Huda Singaraja kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Guru Inovatif Berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk optimalisasi penilaian dan pembelajaran Higher Order Thinking Skills (HOTS). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru MI Nurul Huda Singaraja dengan penuh antusias dan semangat belajar, sebagai upaya menjawab tantangan pendidikan di era digital.
Bimtek ini diselenggarakan sebagai bentuk penguatan kompetensi guru agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta tuntutan pembelajaran abad ke-21. Dalam sambutannya, Kepala MI Nurul Huda Singaraja, Bapak Andi Rishadi, S.Kom, menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi, khususnya AI, merupakan sebuah kebutuhan yang tidak bisa dihindari dalam dunia pendidikan saat ini.
“Guru harus terus berinovasi dan terbuka terhadap perkembangan teknologi. AI bukan untuk menggantikan peran guru, melainkan sebagai alat bantu untuk mempermudah perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran, khususnya dalam membangun kemampuan berpikir kritis peserta didik,” ujar beliau.
Materi pertama pada bimtek ini mengangkat tema “Menjadi Guru Inovatif dengan Pemanfaatan AI” yang disampaikan langsung oleh Bapak Andi Rishadi, S.Kom. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan berbagai konsep dasar pemanfaatan AI dalam dunia pendidikan, mulai dari penggunaan AI sebagai asisten guru dalam membantu penyusunan perangkat ajar, media pembelajaran interaktif, hingga optimalisasi penilaian hasil belajar siswa.
Para guru diajak untuk mengenal dan mempraktikkan langsung penggunaan teknologi AI secara bijak dan kreatif, sehingga mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran di kelas. Materi ini membuka wawasan guru bahwa AI dapat menjadi mitra strategis dalam menciptakan pembelajaran yang menarik, bermakna, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik.
Sesi kedua dilanjutkan dengan Bimtek Penyusunan Soal HOTS yang disampaikan oleh Bapak Muwafiqni, S.Pd. Dalam sesi ini, peserta dibimbing secara mendalam mengenai konsep HOTS, karakteristik soal HOTS, serta teknik menyusun soal yang mampu mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa, seperti menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta.
Bapak Muwafiqni menekankan bahwa soal HOTS tidak harus selalu sulit, namun harus kontekstual dan mampu mengaitkan materi pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari siswa. Melalui contoh-contoh soal dan diskusi interaktif, para guru dilatih untuk menyusun soal HOTS yang relevan dengan kurikulum dan kebutuhan peserta didik.
Kegiatan bimtek berlangsung dengan suasana aktif dan kolaboratif. Para guru tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga terlibat dalam diskusi, praktik langsung, serta berbagi pengalaman terkait pembelajaran dan penilaian di kelas. Hal ini menjadikan bimtek semakin bermakna dan aplikatif.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, MI Nurul Huda Singaraja berharap para guru mampu menerapkan hasil bimtek dalam proses pembelajaran sehari-hari, sehingga kualitas pendidikan terus meningkat dan peserta didik memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
Bimtek Guru Inovatif Berbasis AI ini menjadi langkah nyata MI Nurul Huda Singaraja dalam mewujudkan pendidikan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik secara optimal.


