MI Nurul Huda Singaraja Gelar Upacara Hari Guru Nasional dengan Penuh Khidmat
RIZKIA RAHMA
25 November 2025 58 x Berita
Singaraja, 25 November 2025 — MI Nurul Huda Singaraja
menyelenggarakan upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dengan penuh
khidmat sebagai bentuk penghormatan mendalam bagi para pendidik yang selama ini
menjadi cahaya ilmu bagi generasi muda. Seluruh guru, tenaga kependidikan,
serta peserta didik mengikuti jalannya upacara dengan tertib.
Mengusung semangat “Bergerak Bersama Rayakan Merdeka
Belajar”, peringatan ini menjadi momentum bagi madrasah untuk meneguhkan
kembali peran guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa—sosok yang membimbing
tanpa lelah dan memberi inspirasi sepanjang masa.
Upacara dimulai dengan pengibaran bendera Merah Putih yang
diiringi lagu Indonesia Raya. Seluruh peserta menunjukkan sikap disiplin dan
penghormatan, mencerminkan budaya madrasah yang menjunjung nilai nasionalisme
dan adab terhadap ilmu. Upacara berlangsung sederhana namun sarat penghayatan.
Amanat Kepala Madrasah: Menuntut Ilmu Membutuhkan Enam
Perkara
Dalam amanatnya, Kepala MI Nurul Huda Singaraja memberikan
pesan yang sangat bermakna dengan menyampaikan syair terkenal dalam tradisi
keilmuan Islam:
Alalā tanālul ‘ilma illā bisittatin…
yang bermakna “Tidak akan mendapatkan ilmu, kecuali dengan
enam perkara.” Beliau menjelaskan bahwa enam syarat tersebut meliputi:
- Kecerdasan (dzakā’)
- Kesungguhan (ḥirṣun)
- Kesabaran (ṣabr)
- Biaya atau bekal (bulghah)
- Bimbingan guru (irsyād ustādz)
- Waktu yang panjang (ṭūl zaman)
> “Syair ini mengajarkan kita bahwa ilmu tidak bisa
diraih secara instan. Guru berperan sebagai salah satu syarat utama dalam
perjalanan menuntut ilmu, yaitu sebagai pembimbing yang menunjukkan arah dan
menuntun siswa agar tidak tersesat dalam prosesnya,” tuturnya.
Beliau juga menegaskan bahwa melalui peringatan Hari Guru
Nasional, seluruh peserta didik diharapkan semakin menghormati guru sebagai
penjaga ilmu dan teladan akhlak.
Meskipun tidak ada penampilan siswa, suasana penuh
kekeluargaan tampak jelas. Seusai upacara, para siswa secara bergiliran
menyampaikan ucapan selamat kepada Bapak/Ibu guru sebagai wujud penghargaan dan
rasa terima kasih atas bimbingan yang telah diberikan selama ini.
Moment sederhana ini mencerminkan eratnya hubungan antara
guru dan siswa di MI Nurul Huda Singaraja, hubungan yang dibangun atas dasar
kasih sayang, kepedulian, dan keikhlasan.
Peringatan HGN tahun ini menjadi refleksi bagi para pendidik
untuk terus berinovasi dalam pembelajaran dan memperkuat komitmen dalam
mencetak generasi berkarakter. Guru bukan hanya penyampai ilmu, tetapi juga
pembentuk budi pekerti dan inspirasi yang menuntun peserta didik menuju masa
depan yang lebih terang.
Dengan penyelenggaraan yang sederhana namun penuh makna, MI
Nurul Huda Singaraja berhasil menjadikan Hari Guru Nasional sebagai ajang
penghormatan tulus kepada para pendidik—sang pelita bangsa yang tidak pernah padam
dalam menerangi jalan ilmu.


